PATI — Upaya damai dalam kasus pengrusakan rumah warga di Dukuh Ngeluk, Desa Panjunan, Kecamatan Pati, akhirnya runtuh total. Mediasi ketiga yang digelar Selasa (6/1/2026) pukul 14.00 WIB di kediaman Kepala Dusun Ngeluk kembali gagal. Tidak ada kesepakatan, tidak ada titik temu. Pelapor berinisial AS pun menutup seluruh pintu kompromi dan memilih melanjutkan perkara ke jalur hukum. Pertemuan tersebut dihadiri AS selaku pelapor, LS sebagai terlapor bersama adiknya, Bhabinkamtibmas M. Priatin, serta Kepala Dusun Ngeluk. Mediasi ini sejatinya menjadi kesempatan terakhir setelah dua pertemuan sebelumnya juga berakhir tanpa hasil. Namun alih-alih menemukan solusi, forum kembali diwarnai pernyataan yang dinilai tidak konsisten dari pihak terlapor. AS menilai aparat dan perangkat desa telah berupaya maksimal memfasilitasi penyelesaian secara kekeluargaan. Sayangnya, sikap terlapor disebut justru memperkeruh keadaan. Janji yang pernah disampaikan tak pernah diwujudkan, ...
Kapolsek Jepon, Iptu Moh. Junaidi, menegaskan komitmennya melanjutkan sekaligus meningkatkan program kamtibmas, dengan menitikberatkan pencegahan kejahatan, keterlibatan masyarakat, dan dukungan terhadap program strategis nasional. “Dalam visi dan misi saya di Polsek Jepon yang baru tentu akan meneruskan program yang sudah baik dari Kapolsek yang lama. Dan tentunya akan lebih saya tingkatkan lagi untuk menjaga kamtibmas di masyarakat,” ungkap Kapolsek Jepon, Iptu Moh. Junaidi di ruang kantor, Sabtu siang, 03/01/2026. Menurutnya, langkah ini penting agar warga Kecamatan Jepon khusus nya tidak menjadi korban maupun pelaku tindak pidana. Untuk itu, Polsek Jepon secara rutin menggelar kegiatan sosialisasi hukum di tingkat desa dan sekolah sebagai bagian dari edukasi serta pencegahan dini. Oleh karenanya, peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan dengan menyampaikan informasi sekecil apa pun terkait permasalahan di tengah masyarakat. Upaya ini, lanjutn...